• Beranda
  • Cara Beli
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Artikel
Jual Filter Air Mesin RO
  • FILTER AIR
  • REVERSE OSMOSIS  
    • MESIN RO
    • SPARE PART MESIN RO
    • MESIN ULTRAFILTRASI
    • MESIN RO AIR TAWAR DAN AIR PAYAU
  • MEDIA FILTER  
    • KARBON AKTIF
    • MANGANESE GREENSAND
    • FILTER RESIN ANION DAN KATION
    • ZEOLIT
    • PASIR SILIKA
    • ANTHRACITE
    • PASIR AKTIF
    • FERROLITE
    • MEDIA FILTER LAINNYA
  • DAMIU
  • TABUNG FILTER   
    • TABUNG FRP
    • TABUNG STAINLESS STEEL
    • TABUNG PVC
    • TABUNG MILD STEEL
    • TANDON AIR
    • SPARE PART TABUNG DAN TANDON
  • SPARE PART FILTER AIR  
    • HOUSING FILTER
    • KATRID FILTER
    • BIO FILTER
    • SEGEL TISU DAN TUTUP GALON
    • LAIN LAIN
  • POMPA AIR  
    • BOOSTER PUMP DC
    • SENTRIFUGAL PUMP
    • CHEMICAL PUMP
    • AKSESORIS POMPA
    • POMPA CNP
    • DOSING PUMP
    • POMPA KOLAM RENANG
  • ALAT UJI KUALITAS AIR
  • ULTRAVIOLET   
    • LAMPU ULTRAVIOLET
    • LAMPU UV VIQUA
    • BALLAST & BOHLAM VIQUA
    • OZON GENERATOR
    • SPARE PART UV & OZON
  • PIPA ACCESORIES & FITTING  
    • PPR
  • Beranda
  • Cara Beli
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Artikel
  • Home
  • Index Berita
  • Standar Kualitas Air untuk Sistem Hidroponik Modern

Information

Categories

  • FILTER AIR
  • REVERSE OSMOSIS
    • MESIN RO
    • SPARE PART MESIN RO
    • MESIN ULTRAFILTRASI
    • MESIN RO AIR TAWAR DAN AIR PAYAU
  • MEDIA FILTER
    • KARBON AKTIF
    • MANGANESE GREENSAND
    • FILTER RESIN ANION DAN KATION
    • ZEOLIT
    • PASIR SILIKA
    • ANTHRACITE
    • PASIR AKTIF
    • FERROLITE
    • MEDIA FILTER LAINNYA
  • DAMIU
  • TABUNG FILTER
    • TABUNG FRP
    • TABUNG STAINLESS STEEL
    • TABUNG PVC
    • TABUNG MILD STEEL
    • TANDON AIR
    • SPARE PART TABUNG DAN TANDON
  • SPARE PART FILTER AIR
    • HOUSING FILTER
    • KATRID FILTER
    • BIO FILTER
    • SEGEL TISU DAN TUTUP GALON
    • LAIN LAIN
  • POMPA AIR
    • BOOSTER PUMP DC
    • SENTRIFUGAL PUMP
    • CHEMICAL PUMP
    • AKSESORIS POMPA
    • POMPA CNP
    • DOSING PUMP
    • POMPA KOLAM RENANG
  • ALAT UJI KUALITAS AIR
  • ULTRAVIOLET
    • LAMPU ULTRAVIOLET
    • LAMPU UV VIQUA
    • BALLAST & BOHLAM VIQUA
    • OZON GENERATOR
    • SPARE PART UV & OZON
  • PIPA ACCESORIES & FITTING
    • PPR

Berita

Mesin Kopi Cepat Berkerak? Cek Kualitas Air Anda!

12 Oktober 2026

Mesin kopi cepat berkerak padahal rutin dibersihkan? Jangan buru-buru menyalahkan mesin atau kualitas bahan kopi yang digunakan. Salah satu penyebab yang sering tidak disadari adalah kualitas air yang digunakan setiap hari. Air merupakan komponen penting dalam pembuatan kopi. Selain memengaruhi cita rasa dan aroma kopi, kandungan mineral dalam air juga dapat memengaruhi performa serta umur pakai mesin kopi. Jika kualitas air tidak sesuai, kerak mineral dapat menumpuk pada bagian pemanas, boiler, pipa, hingga saluran air mesin kopi. ... detail

Penyebab Air PDAM Berbusa dan Keruh, Apakah Berbahaya?

7 September 2026

Air PDAM seharusnya memiliki kondisi yang relatif jernih, tidak berbau menyengat, dan tidak menghasilkan busa berlebihan. Namun, pada kondisi tertentu masyarakat dapat menemukan air PDAM yang terlihat keruh, berbusa, atau bahkan memiliki bau yang berbeda dari biasanya. ... detail

Karbon Stick atau Pelet untuk Filter Aquarium, Apakah Efektif?

7 September 2026

Dalam sistem filtrasi aquarium, karbon aktif sering digunakan sebagai media filtrasi tambahan untuk membantu membuat air lebih jernih, mengurangi bau, serta menghilangkan senyawa organik terlarut. Namun, di pasaran tersedia berbagai bentuk karbon aktif, mulai dari granular (GAC), powder, hingga karbon berbentuk stick atau pelet. Lalu, karbon stick atau pelet untuk filter aquarium apakah efektif? Jawabannya adalah bisa efektif, tetapi tingkat efektivitasnya sangat bergantung pada jenis karbon, kualitas bahan baku, struktur pori, serta desain dan ukuran pelet. ... detail

Apa Itu Karbon Aktif Pelet? Apa Bedanya dengan Karbon Aktif Granular? Cek di Sini!

3 September 2026

Karbon aktif merupakan salah satu media filtrasi yang banyak digunakan dalam berbagai proses pengolahan air. Material ini dikenal efektif dalam membantu mengurangi bau, warna, senyawa organik, serta berbagai zat tertentu yang terkandung dalam air. Di pasaran, karbon aktif tersedia dalam beberapa bentuk. Dua di antaranya yang cukup sering digunakan adalah karbon aktif pelet (pelletized activated carbon) dan karbon aktif granular atau GAC (Granular Activated Carbon). Lalu, apa itu karbon aktif pelet dan apa perbedaannya dengan karbon aktif granular? Simak penjelasannya berikut ini. ... detail

Krisis Ketersediaan Air Bersih: Saatnya Mempertimbangkan WTP Mandiri

2 September 2026

Air bersih merupakan salah satu kebutuhan paling mendasar dalam kehidupan manusia. Hampir seluruh aktivitas sehari-hari membutuhkan ketersediaan air dengan kualitas yang memadai, mulai dari mandi, mencuci, memasak, kegiatan sanitasi, hingga kebutuhan proses produksi di sektor industri. Namun, ketersediaan air bersih kini menjadi tantangan yang semakin serius. Pertumbuhan jumlah penduduk, pencemaran lingkungan, perubahan iklim, serta keterbatasan infrastruktur distribusi air menyebabkan banyak wilayah menghadapi masalah pasokan air yang tidak stabil. Dalam kondisi seperti ini, masyarakat dan pelaku usaha tidak dapat sepenuhnya bergantung pada satu sumber pasokan air. Salah satu solusi yang semakin relevan untuk dipertimbangkan adalah Water Treatment Plant (WTP) mandiri. ... detail

Air Air Sadah Dapat Menyebabkan Kulit Kering dan Ketombe? Ini Penjelasannya!

24 Agustus 2026

Air yang digunakan sehari-hari ternyata dapat memengaruhi kondisi kulit dan rambut. Salah satunya adalah air sadah (hard water), yaitu air yang memiliki kandungan mineral tinggi, terutama kalsium dan magnesium. Banyak orang yang menggunakan air sumur atau air dengan tingkat kesadahan tinggi mengeluhkan kulit terasa kering, kasar, rambut kusam, hingga muncul ketombe. Namun, apakah benar air sadah menjadi penyebabnya? Artikel ini akan membahas hubungan antara air sadah dengan kulit kering dan ketombe, tanda-tandanya, serta cara mengatasinya. ... detail

» index berita

Testimonial

Terima kasih oriental water atas pelayannya
Rocky
» lihat testimonial
» isi testimonial

Standar Kualitas Air untuk Sistem Hidroponik Modern

3 September 2025
Share
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan via WhatsApp
Salin Tautan Artikel

Standar Kualitas Air untuk Sistem Hidroponik Modern

Pendahuluan

Salah satu kunci utama keberhasilan dalam sistem hidroponik modern adalah kualitas air. Air berfungsi bukan hanya sebagai media larutnya nutrisi, tetapi juga sebagai sarana transportasi unsur hara ke seluruh bagian tanaman. Jika kualitas air tidak sesuai standar, tanaman bisa mengalami hambatan pertumbuhan, bahkan gagal panen. Artikel ini akan membahas standar kualitas air yang perlu diperhatikan dalam hidroponik modern.


Parameter Utama Kualitas Air Hidroponik

1. pH Air

  • Standar pH optimal untuk hidroponik: 5,5 – 6,5.

  • pH terlalu rendah (asam) membuat unsur hara seperti kalsium dan magnesium sulit diserap.

  • pH terlalu tinggi (basa) menyebabkan fosfor, besi, dan mangan tidak tersedia bagi tanaman.
    👉 Solusi: gunakan pH up (kalium hidroksida) atau pH down (asam fosfat) untuk menyesuaikan pH air.

2. Electrical Conductivity (EC)

  • EC menunjukkan konsentrasi nutrisi dalam larutan.

  • Standar EC untuk hidroponik: 1,2 – 2,5 mS/cm, tergantung jenis tanaman.

  • EC rendah = tanaman kekurangan nutrisi.

  • EC terlalu tinggi = tanaman bisa mengalami keracunan garam.

3. Total Dissolved Solids (TDS)

  • TDS ideal untuk hidroponik: 500 – 1.000 ppm.

  • Air dengan TDS > 2.000 ppm biasanya tidak layak dipakai karena terlalu banyak garam mineral.
    👉 Pengukuran bisa dilakukan dengan TDS meter yang mudah ditemukan di pasaran.

4. Kandungan Mineral dalam Air

  • Kalsium (Ca²⁺): penting untuk pertumbuhan akar dan dinding sel.

  • Magnesium (Mg²⁺): berperan dalam pembentukan klorofil.

  • Natrium (Na⁺) dan Klorida (Cl⁻): bila terlalu tinggi akan bersifat toksik bagi tanaman.
    👉 Solusi: gunakan sistem Reverse Osmosis (RO) untuk menyaring mineral berlebih.

5. Sumber Air

  • Air sumur: sering memiliki kandungan besi tinggi.

  • Air PDAM: umumnya lebih stabil, tapi periksa kandungan klorin.

  • Air hujan: relatif murni, tetapi perlu filtrasi untuk menghindari kontaminasi debu dan polutan.


Cara Menjaga Kualitas Air Hidroponik

  1. Rutin cek pH dan EC minimal 2–3 kali seminggu.

  2. Gunakan filter atau RO untuk mengurangi kandungan mineral berlebih. (mesin RO)

  3. Lakukan penggantian larutan nutrisi secara berkala (biasanya 1–2 minggu sekali).

  4. Gunakan alat ukur digital (pH meter, EC meter, TDS meter) untuk hasil lebih akurat.

  5. Catat hasil pengukuran dalam jurnal monitoring agar perubahan bisa cepat diantisipasi.

Standar kualitas air dalam hidroponik modern mencakup pH 5,5–6,5, EC 1,2–2,5 mS/cm, TDS 500–1.000 ppm, serta kandungan mineral yang seimbang. Dengan menjaga kualitas air sesuai standar, petani hidroponik dapat memastikan tanaman tumbuh sehat, produktif, dan menghasilkan panen yang maksimal.

Information
  • Beranda
  • Cara Beli
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Artikel
  Pembayaran
  • BCA
  • Mandiri
  Customer Service
  •  CS 1
  •  CS 2
  •  CS 3
  •  Email Kami
  •  OFFICE
  Tentang Kami

ORIENTAL WATER

Delta Niaga Utara No.3 Waru
Sidoarjo, Jawa Timur

 Lokasi Kami

© 2012-2022 www.filterairmesinro.com

Top